KEANEKARAGAMAN KUPU-KUPU DI DESA BULU MARIO, TAPANULI SELATAN

Kupu-kupu merupakan serangga yang termasuk dalam bangsa Lepidoptera, artinya serangga yang hampir seluruh permukaan tubuhnya tertutupi oleh lembaran-lembaran sisik yang memberi corak dan warna sayap kupu-kupu (Peggie 2014). Kupu-kupu memiliki warna-warna sayapnya cerah dengan ukurannya yang bervariasi, namun tergantung dengan jenisnya. Meskipun kupu-kupu termasuk dalam kelompok serangga, tetapi mereka termasuk jenis serangga yang tidak berbahaya dalam kalangan kehidupan manusia. Kupu-kupu biasanya sering ditemukan dalam suatu tempat yang memiliki banyak sekali jenis tanaman. Hal ini disebabkan karena mereka mencari sumber makanan dari ekstrak bunga atau sari buah yang dimiliki oleh suatu tanaman. Kupu-kupu ini ternyata juga memiliki banyak manfaat bagi lingkungan maupun manusia seperti manfaat ekologi, estetika dan ekonomi (Priyono dan Abdullah 2013). Salah satu daerah yang telah diidentifikasi memiliki banyak jenis kupu-kupu yaitu Desa Bulu Mario, Tapanuli Selatan.

Gambar 1 Kupu-kupu (Vindula erota) yang sedang mengasin (Puddling)

 

Desa Bulu Mario merupakan suatu desa yang termasuk dalam kawasan penyangga yang berada di kawasan Cagar Alam Dolok Sibual-buali, Tapanuli Selatan (Cahyani et al. 2016). Desa ini juga terletak pada Lansekap Batang Toru bagian selatan dan memiliki luas wilayah sekitar 1.251 ha dengan ketinggian sekitar 600-1.200 mdpl (BPS Kecamatan Sipirok 2016). Desa Bulu Mario memiliki topografi yang landai, bergelombang dan perbukitan dengan kemiringan sebesar 15-40% (BPS Kecamatan Sipirok 2016). Jenis tutupan vegetasi di kawasan ini terdiri dari hutan sekunder, perkebunan, pemukiman, persawahan dan sempadan sungai. Keberadaan kupu-kupu di Bulu Mario dapat ditemui hampir di setiap tipe habitat apabila terdapat tumbuhan pakan yang cocok bagi kupu-kupu tersebut.

Gambar 2 Lansekap Hutan di Desa Bulu Mario

 

Hal ini dibuktikan dengan penelitian dari Andrianto (2020) yang telah mengidentifikasi kupu-kupu yang ada di Desa Bulu Mario sebanyak 67 jenis dengan 1.246 individu. Jenis kupu-kupu yang ditemukan berasal dari 5 famili yaitu diantaranya Hesperiidae (2 jenis), Lycanidae (6 jenis), Nymphalidae (42 jenis), Papilionidae (9 jenis), dan Pieridae (8 jenis). Hal yang dapat menyebabkan banyak jenis kupu-kupu yang ditemukan pada Desa Bulu Mario yaitu karena terpenuhinya dari kebutuhan sehari-hari dari kupu-kupu tersebut baik dari sumber pakan, air, suhu dan kelembaban udara dan tempat untuk berlindung. Menurut Andrianto (2020), jenis tumbuhan pakan bagi kupu-kupu yang ditemukan pada Desa Bulu Mario yaitu 41 jenis tumbuhan baik untuk tumbuhan pakan kupu-kupu dewasa (imago) ataupun tumbuhan pakan larvanya. Untuk kondisi sumber air yang ditemukan kondisinya mengalir sangat deras sehingga kebutuhan akan sumber air sangat terpenuhi.

Gambar 3 Keberadaan sumber air dan sumber pakan bagi kupu-kupu

Selain itu, diantara dari 67 jenis kupu-kupu yang ditemukan oleh Andrianto (2020), terdapat 2 jenis kupu-kupu yang dilindungi menurut Permen LHK No. 106 Tahun 2018. Jenis kupu-kupu tersebut yaitu Troides helena dan Troides amphrysus Berdasarkan IUCN Red List, jenis kupu-kupu tersebut termasuk kedalam kategori Least Concern (Resiko rendah). Menurut CITES, semua genus Troides termasuk kedalam daftar Appendix II. T. amphrysus ditemukan sedang terbang di sekitar hutan campuran, sedangkan T. helena ditemukan sedang terbang diatas aliran air di sempadan suatu sungai yang ada di Desa Bulu Mario.

 

 

 

Daftar Pustaka

Andrianto M. 2020. Keanekaragman jenis kupu-kupu dan perencanaan media interpretasinya di Bulu Mario, Tapanuli Selatan [skripsi]. Bogor (ID): Fakultas Kehutanan IPB.

BPS Kecamatan Sipirok. 2016. Kecamatan Sipirok dalam Angka 2016. Tapanuli Selatan (ID): BPS Kecamatan Tapanulis Selatan.

Cahyani EN, Zaitunah A, Patana P. 2016. Identifikasi dan pemetaan pohon sarang orangutan sumatera (Pongo abeii) di Kawasan Penyangga Cagar Alam Dolok Sibual-buali (Studi kasus: Desa Bulu Mario, Aek Nabara, dan Huraba). Peronema Forestry Science Journal 5(1):69-81.

Peggie D. 2014. Mengenal Kupu-kupu. Jakarta (ID): Pandu Aksara Publishing.

Priyono B, Abdullah M. 2013. Keanekaragaman jenis kupu-kupu di Taman Kehati Unnes. Biosaintifika 5(2):100-105.

 

 

Foto: M. Andrianto
Penulis : M. Andrianto

Share