Pada akhir tahun 2020 kami diminta oleh PT Brahma Bhinabakti untuk melakukan kajian HCV dan kajian Social Immpact Assessment (SIA) di kebun koperasi Akso Dano, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Kajian HCV dilakukan untuk mengetahui area-area yang masih memiliki nilai-nilai biologi, ekologi, sosial ataupun budaya. Sedangkan kajian SIA dilakukan untuk mengidentifikasi dampak sosial dan risiko yang terjadi di sekitar area operasional perusahaan.
Kami memulai penilaian HCV dengan pemetaan partisipatif dengan menilai 6 aspek penting, yaitu (1) adanya spesies dilindungi, (2) adanya jalur koridor hewan, (3) adanya ekosistem langka, (4) adanya sungai dan bantarannya, (5) adanya sungai sebagai sumber air, dan (6) adanya tempat keramat. Kemudian kami melakukan pengecekan lapangan (ground truthing) untuk memastikan kebenaran data sebelumnya. Selian untuk memastikan kebenaran data, FGD dan wawancara mendalam dengan masyarakat dan pihak terkait juga dilakukan untuk mengumpulkan aspirasi masyarakat terkait pengelolaan HCV ke depannya. Adapun pada kajian SIA, FGD dan wawancara mendalam dilakukan untuk mengetahui dampak apa saja yang dirasakan oleh masyarakat terkait dengan adanya aktivitas perkebunan kelapa sawit di sekitar tempat tinggal mereka.