Pada tahun 2021 BPH dipercaya untuk melakukan kajian perencanaan pengelolaan air di area kebun PT Ketapang Hijau Lestari seluas 6.346 ha di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik hidrologi wilayah perkebunan agar bisa merumuskan rencana aksi pengendalian banjir yang sering terjadi di area perkebunan.
Kajian ini terdiri dari tiga tahapan utama, yakni (1) persiapan, (2) survei lapang, serta (3) analisa dan pelaporan. BPH melakukan survei lapangan untuk mengumpulkan informasi terkait sampel tanah, tinggi genangan banjir, serta verifikasi drainase utama hingga sungai alami di sekitar lokasi banjir. Dari data dan informasi yang terkumpul, kami menganalisis hal-hal yang menjadi penyebab banjir di area kajian serta menyusun rencana aksi yang perlu dilakukan perusahaan. Salah satu rencana aksi yang perlu dilakukan adalah dengan membuat alternatif sipil teknis untuk pengendalian banjir sesuai dengan prinsip kaidah keilmuan.
BPH dan PT KHL meyakini bahwa kajian ini merupakan salah satu bentuk komitmen dari perusahaan untuk mewujudkan praktik pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang lestari sesuai dengan prinsip dan kriteria RSPO.